Si Perhatian
Pasti, semua orang tua perhatian sama kita. Terutama Ibu, ibu yang melahirkan kita dan mengandung kita selama 9 bulan. Salah satunya ibuku. Dia sangat menyayangiku, sampai sampai dia memarahi aku. Karena dia ingin anaknya baik. Aku sangat tidak suka dengan kata kata kerapihan. Semua orang di rumahku tidak segan segan memarahiku, karena aku orang yang berantakan. Maklumlah, gak ada pembantu di rumahku. Jadi nenekku tinggal bersamaku.
Ibu berambut panjang ini, suka memarahi aku. Aku sangat kesal kalau di marahi olehnya, tapi aku tahu itu perbuatan yang sanagt salah. Karena, sebenarnya ibuku sanagt perhatian dan peduli kepadaku. Dimana mana tercecer barangku DI: kamar mandi, ruang tamu, kamar ibu, Kamar kakak, dan tempat tempat yang pernah aku kunjungi di rumah. Ibu, juga melarangku untuk menginap di rumah teman walaupun cuma semalam. Aku tahu, ibu sangat menghawatirkan aku. Jadi aku pasrah saja dan berdiam diri di rumah. Aku anak yang paling cerewet di rumah dan anak terkecil di rumah. Kalau aku sudah masuk sekolah, ibu tidak lupa untuk berkata "sudah belajar belum?" Aku jawabnya berbeda beda, kadang sudah kadang belum. Biasanya kalau aku menjawab belum, pasti ada yang keluar dari mulutnya, yaitu amarahnya. Kalau sudah begitu biasanya aku diam, karena aku tahu dia tidak akan mengajak ngomong aku.


6 Comments:
wow..ceritanya menarik banget ya,ga cuma ttg dunia sekolah aja.looking 4ward for reading your postings!
clarissa.
saras, rajin2 nulis ya :)!
saras, gimana ya caranya ngajarin kamu mendesain blog?
Wah anak zaman sekarang hebat ya. kelas 5 SD udah bisa bikin blog (ayahnya aja dijamin gak bisa tuh :-) )
Wah..hebat nii masi kelas 5 udah bisa nulis..bagus banget tuh hobi mu.
saras, kalau mau liat contoh template klik ini, ya.
Post a Comment
<< Home